Posted on Leave a comment

Penggunaan Sensor Panas/ Inframerah untuk memati-hidupkan sambungan listrik AC 220V

Dengan peralatan dan rangkaian sederhana, kita sudah bisa mendapatkan aplikasi hidup-mati (stopkontak) listrik AC 220V 10A – maksimal- (bisa juga DC 24V 10A maksimal) yang mana triggernya dengan pendeteksian sinar inframerah yang terpapar dari tubuh manusia, hewan, dan sumber inframerah lainnya.

PIR dengan Relay Module untuk Memati-hidupkan aliran Listrik

Peralatan yang diperlukan :
(1) Sensor PIR (Pyroelectric Infrared) – item no. KR08117
(2) Adaptor 5V 2A (sebagai sumber tengangan) – item no. KR20084
(3) IC Logic Gate : 74LS14 – item no. KR04421
(4) PCB lubang – item no. KR04027
(5) Relay Module – item no. KR04539
(6) Kabel untuk sambungan rangkaian listrik
(7) Obeng, Tang Potong, Solder & Timah

Koneksi antara Sensor PIR dengan IC 74LS14:
(1) Hubungkan Vcc dan Ground (Dari PIR) dengan power supply/ adaptor (5Volt dan Gnd)
(2) Hubungan Output (dari PIR) ke pin input pada IC Logic Gate 74LS14 (pin input di kaki no. 1/3/5/9/11/13 pilih salah satu)

Koneksi antara IC 74LS14 dengan Relay Module:
(1) Hubungkan Vcc (kaki IC no.14) dengan 5Volt dan Gnd (kaki IC no. 7) – menggunakan kabel ke adaptor
(2) Hubungkan Vcc (pin 4 – Relay Module) dengan 5Volt dan Gnd (pin 6 – Relay Module) – menggunakan kabel ke adaptor
(3) Hubungkan Output dari IC Logic Gate (tergantung pin input yang dipilih, IN-1 = OUT-2, IN-3 = OUT-4, IN-5 = OUT-6, IN-9 = OUT-8, IN-11 = OUT-10, IN-13 = OUT-12) dengan terminal relay module No. 5 (input / sinyal trigger)

Setting Sensivitas & Delay pembacaan sensor PIR bisa dilihat di halaman produk PIR (KR08117).

Cara kerja :
Sensor akan mendeteksi pergerakan paparan inframerah (misalnya orang melintas didepan sensor), dan memerintahkan Relay dari Normally Close (NC) menjadi Open.

Penggunaan Sensor PIR untuk memati hidupkan sambungan listrik atau lampu
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *